INIMAKASSAR.COM – menjadi satu ekosistem industri nasional yang terintegrasi.Peluang pengembangannya cukup besar apabila melihat pertumbuhan pasar global. Berdasarkan Fortune Business Insights, potensi pasar pangan fermentasi pada tahun 2025 mencapai USD788,33 juta dan diproyeksikan mencapai USD1.243,60 juta pada 2034.
Potensi tersebut membuka ruang bagi pengembangan berbagai produk olahan fermentasi berbasis bahan baku lokal sebagai subsektor industri yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menghasilkan produk yang berdaya saing.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Specialty Indonesia memperkenalkan Indonesian Fermentation Forum Experience sebagai ruang untuk mengangkat potensi fermentasi Indonesia dari warisan lokal menjadi bagian dari pengembangan industri modern yang bernilai tambah dan berdaya saing.
Peluang pengembangan usaha
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan, Specialty Indonesia 2026 menjadi salah satu upaya Kemenperin dalam membuka peluang pengembangan usaha, meningkatkan daya saing industri dalam negeri, sekaligus mempromosikan produk specialty berbasis bahan baku lokal kepada pasar potensial.
Menurut Putu, kehadiran perwakilan perdagangan negara sahabat serta berbagai pelaku usaha dalam kegiatan Business Matching diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus membuka peluang kemitraan baru bagi industri specialty nasional.
“Kami berharap ajang ini dapat membuka lebih banyak kolaborasi antara pelaku usaha specialty Indonesia dengan pelaku bisnis pengguna seperti hotel, restoran, kafe, dan ritel internasional, sehingga brand image produk-produk kita semakin kuat dan dikenal di pasar global,” tutur Putu.
Specialty Indonesia 2026 berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan berupa pameran, business matching, seminar, dan kompetisi. Sebanyak 48 perusahaan terkurasi mengikuti pameran, sementara 30 perusahaan berpartisipasi dalam business matching.
Kegiatan business matching tersebut mempertemukan pelaku usaha dengan potential buyer dari perwakilan perdagangan kedutaan besar negara sahabat serta sektor hotel, restoran, kafe, dan ritel. Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada promosi produk, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi transaksi dan kemitraan bisnis yang konkret.
Specialty Indonesia menjadi ruang untuk menunjukkan keragaman produk industri nasional yang memiliki karakter khas dan berpotensi masuk ke segmen pasar bernilai tambah tinggi. Penyelenggaraan Specialty Indonesia bertepatan dengan suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum ini dimanfaatkan untuk menggugah rasa nasionalisme dalam menumbuhkan kecintaan dan apresiasi terhadap produk unggulan karya anak bangsa.(***)





