Setelah Jakarta, Soundrenaline “Sana Sini” Lanjut ke Makassar

INIMAKASSAR.COM – Setelah membuka rangkaian perjalanannya di Jakarta pada Juli lalu, Soundrenaline “Sana Sini” melanjutkan perjalanan ke Makassar dengan membawa semangat eksplorasi dan warna musik yang beragam ke kawasan Indonesia Timur. Digelar di kawasan Phinisi Point Area pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Soundrenaline “Sana Sini di Makassar” tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga membuka ruang temu bagi musik, seni, dan komunitas yang berkembang di kota tersebut.

Mengusung konsep mall takeover, Soundrenaline “Sana Sini di Makassar” membawa pengalaman festival ke ruang yang dekat dengan keseharian publik. Format ini menghadirkan panggung musik yang lebih intim dan kasual, sekaligus memberi kesempatan bagi penonton untuk menikmati energi Soundrenaline dalam suasana yang berbeda.

Bacaan Lainnya

Panggung musik Soundrenaline di Makassar akan menghadirkan tiga konsep utama, yaitu The Unseen Performance, The Unplugged, dan The Next Meet Now, yang menampilkan berbagai musisi lintas generasi serta kolaborasi spesial. Ketiga konsep tersebut menghadirkan spektrum musik yang beragam, mulai dari nama-nama yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia hingga talenta dan proyek kolaboratif dengan karakter yang lebih eksperimental.

Deretan penampil yang akan hadir antara lain Iwan Fals & Band (Special Set), Ali, Danilla, Float, Kelompok Penerbang Roket, Moluccan Soul, Podcast Kuping Gajah, PORIS, Seringai, The Jeblogs, The SIGIT, Blumontana, Deeptalks, Hypatia, Mpruy Koneksyen (Murphy Radio × Beijing Connection), Retronics, Seetrushkin, Synthies, Surgir, dan Take It Easy, ditambah kolaborasi spesial Yoko City Ghost × The SIGIT serta OG Avamato × Float.

Perwakilan Resonine, Putri Limbak Cahaya, menjelaskan filosofi di balik susunan line-up tersebut. “Di Soundrenaline 2026, kami mengombinasikan lebih banyak nama besar dengan ruang yang tetap terbuka bagi emerging musicians. Harapannya, mereka tidak hanya mendapat panggung, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh termasuk melalui kolaborasi dengan musisi besar yang lebih dulu dikenal sehingga penonton bisa menikmati spektrum musik yang lebih kaya,” ungkap Putri.

Salah satu momen yang paling dinanti adalah kembalinya Seringai ke Makassar. Band ini mengungkapkan kegembiraannya menyambut penampilan bersejarah tersebut. “Untuk Soundrenaline di Makassar nanti, kami akan membawakan special set IV: Anastasis. Ini menjadi momen yang spesial karena untuk pertama kalinya sejak 2023, Seringai kembali tampil di Makassar, sekaligus menjadi penampilan pertama kami dengan formasi baru setelah kepergian Ricky. Kami juga untuk pertama kalinya akan membawakan materi dari album baru di sana, tentunya ditambah beberapa classic tunes. Can’t wait!” ujar Seringai.

Sementara itu, grup band The SIGIT menyebut akan membawakan sejumlah lagu baru yang belum pernah ditampilkan, sekaligus menghadirkan kembali lagu-lagu lama dengan aransemen yang dikembangkan secara berkesinambungan sepanjang pertunjukan. “Beberapa perwakilan kami akan tampil bersama Yoko City Ghost dengan aransemen yang berbeda. Kami ingin membawa penonton melewati beragam emosi, dari euforia hingga momen-momen yang lebih haru. Dan tentu saja, energi dari penonton akan menjadi katalis yang membuat pertunjukan ini semakin hidup,” ungkap The SIGIT.

Respons antusias juga datang dari penyanyi Danilla, yang menantikan pertemuannya dengan penggemar di Makassar. “Saya menantikan ketemu dengan pendengar Danilla di Makassar, pun Penelisik. Sudah lama nggak jumpa. Ini seperti kencan setelah lama long distance relationship dengan pendengar di sana, jadi akan sangat merindukan energi mereka,” katanya.

stelah Jakarta membuka perjalanan “Sana Sini” dengan respons positif dari publik, Makassar menjadi langkah berikutnya bagi Soundrenaline untuk kembali bertemu dengan para penikmat musik. Perjalanan ini menjadi bagian dari semangat Soundrenaline untuk terus menghadirkan pengalaman musik yang berbeda dan relevan di setiap kota yang disinggahinya.***

Pos terkait